jump to navigation

Lamsel Formulasikan Pendidikan Gratis Maret 20, 2009

Posted by 4riesibaran1 in Uncategorized.
trackback

KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan akan memformulasikan pemberian pendidikan gratis bagi siswa sekolah untuk membantu suksesnya penyelenggaraan wajib belajar 9 tahun. Untuk merealisasikannya, pemkab akan menggodok peraturan bupati (perbup) pemberian bantuan yang direalisasikan oleh kabupaten sebagai pendamping biaya operasional sekolah yang telah dalokasikan melalui pemerintah pusat.

Bupati Lampung Selatan Hi. Wendy Melfa, S.H., M.H., mengatakan, pemberian bantuan operasional sekolah (BOS) untuk memperlancar proses pendidikan di Lampung Selatan diharapkan bisa membantu peningkatan kualitas pendidikan di daerah, sehingga seluruh anak-anak di Lamsel tidak lagi ada yang putus sekolah.

“Pemkab melalui tim ahli saat ini tengah menggodok peraturan bupati Lamsel untuk membuat formula realisasi pemberian bantuan pendidikan gratis tersebut melalui BOS yang dikeluarkan pemkab. Mudah-mudahan bisa membantu kelancaran pendidikan sekolah–sekolah di Lampung Selatan,” terang Wendy Melfa dalam penyerahan sertifikat pendidik profesi guru di aula Seandaan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Selasa (17/3).

Adanya pemberian bantuan BOS yang dikeluarkan pemerintah pusat dinilai tidak cukup untuk menutupi anggaran operasional sekolah. Untuk itu, pemkab akan membantu dengan pemberian bantuan BOS yang dialokasikan dari pemkab. ”Bila dikalkulasikan, BOS yang dikeluarkan pemerintah pusat dirasakan kurang karena hanya memenuhi kebutuhan sekitar 80 persen saja, untuk menutupi kekurangannya pemkab akan mencukupinya hingga 100 persen,” rincinya.

Sebagai konsekuesi dari pemberian bantuan BOS yang diberikan Pemkab Lamsel, orang nomor 1 di Lampung Selatan ini meminta sekolah-sekolah untuk tidak lagi melakukan pungutan-pungutan kepada siswa di sekolahnya. ”Saya tidak mau dengar lagi adanya sekolah-sekolah melakukan pungutan kepada murid untuk kebutuhan tertentu, karena pemkab akan menambahkan pemberian BOS tersebut,” tegasnya.

Terhadap guru yang mendapat sertifikat pendidik profesi ia meminta untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang telah diraihnya. Dengan memiliki terobosan, karya serta kreatifitas dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Lamsel. “Pemberian sertifikat yang dikeluarkan lembaga sertifikasi ini hendaknya ditunjukan pula dengan kemampuan dan kualitas yang dimiliki guru penerimanya dengan terus bekerja tanpa kenal lelah,”katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Junaidi Sudrajat, S.H., M.H., mengatakan, guru yang menerima sertifikasi di Lampung Selatan mencapai 154 guru. Dan saat pihaknya akan mengupayakan agar seluruh guru di Lamsel bisa memiliki sertifikasi tersebut dengan meningkatkan standar pendidikan yang dimilikinya. ”Meskipun belum sebanding dengan jumlah guru keseluruan di Lamsel, Disdik akan terus mengupayakan peningkatan kualitas didik bagi para guru tersebut,” pungkasnya. (Beny Candra)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: