jump to navigation

FM2LS Ancam Mosi Tidak Percaya Februari 10, 2009

Posted by 4riesibaran1 in Uncategorized.
Tags: , ,
trackback

KALIANDA – Unjuk rasa besar akan kembali dilakukan Forum Musyawarah Masyarakat Lampung Selatan (FM2LS), bila sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan panitia pemillihan wakil bupati pada 19 Februari mendatang ,pilwabup belum digelar.

Tekanan ini terpaksa dilakukan, karena FM2LS menilai tidak ada keinginan pemerintah kabupaten untuk mengisi jabatan wakil bupati Lamsel tersebut akan terbukti. Bukan hanya itu terhambatnya proses tersebutm menurut FM2LS dinilai lebih disebabkan karena ada persekongkolan antara bupati dan DPRD untuk tidak digelarnya pilwabup di Lamsel.

“Kami akan turun ke jalan bila tanggal 19 Februari nanti pilwabup tidak digelar. Sebab, inipun kami telah berikan toleransi dari tanggal yang telah disepakati sebelumnya yaitu pilwabup digelar 12 Februari,” tegas wakil Ketua FM2LS, Ir. Muchtar Husin.

Dikatakan, mantan Wakil Bupati Lampung Selatan ini, masyarakat menilai kegiatan tahapan yang telah dilakukan DPRD tidak lebih dari sebuah manuver yang dilakukan untuk mengulur-ulur proses pengisian pilwabup tersebut. ”Kalo ini terjadi kami tidak akan percaya dengan pemkab dan sasaran kami bukan hanya bupati, melainkan juga DPRD yang akan kami demo,” ungkapnya.

Molornya penetaan pilawbup sebenarnya tinggal menunggu hasil kesepakatan yang telah dikembalikan kepada 4 parpol pengusung. Bila bola ini kembali ke parpol mereka berharap semuanya bisa berjalan dengan baik prosesnya sebagaimana waktu yang ditetapkan.

FM2LS sendiri sebelumnya berkeinginan proses pilwabup tinggal dilaksanakan saja, yang mana 4 parpol pengusung telah mengeluarkan 4 nama cawabup untuk dipilih oleh bupati. ”Lampung Tengah saja berani, masak bupati kita tidak berani. Kan tinggal metode yang digunakan bupati saja bagaimana memilih 2 nama tersebut,” tandasnya.

Terkiat kesepakatan tersebut FM2LS akan terus melakukan monitoring terhadap tahaan proses dilakukan hingga terisinya jabatan cawabup di Lamsel. ”Kami akan terus pantau, kalau dalam musyawarah 4 parpol kembai deadlock, kami akan turun ke jalan yang menyapaikan mosi tidak percaya. Namun kami berharap tidak demikian dan semuanya dapat berjalan secara proses tahapan yangtelah ditetapkan,” pungkasnya.

Di lain pihak, sebelumnya ketua DPRD Lamsel, Hi Sumadi, S.Sos., mengaku optimis tahapan pilwabup dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panlih. Karena DPRD sendiri telah memberikan ruang waktu yang cukup panjang untuk 4 parpol bermusyarawah menentukan 2 nama cawabup yang bakal diusungnya.

“Kita tunggu saja, kan waktu yang diberikan cukup panjang. Dan sampai pada limit waktu yang ditentukan saya yakin semuanya bisa berjalan sebagaimana mestinya,” terang Sumadi. (Beny Candra)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: