jump to navigation

Panlih Wabup Lamsel Bubar Februari 6, 2009

Posted by 4riesibaran1 in Uncategorized.
Tags: , ,
trackback

KALIANDA – Pasca disahkanya hasil revisi klarifikasi tata tertib pengisian jabatan wakil bupati Lampung Selatan yang kini diserahkan ke Pemerintah Provinsi untuk dikoreksi ulang. Status panitia pemilihan (Panlih) wabup DPRD yang telah terbentuk menjadi pertanyaan sejumlah kalangan mengenai legalitasnya.

Ini menyusul dalam paripurna pengesahan revisi hasil klarifikasi tatib wabup Lamsel tersebut, DPRD tidak lagi membahas mengenai keberadaan panlih yang telah terbentuk sebelumnya.

Dalam pengesahan, persoalan ini sempat dipertanyakan oleh anggota panlih dari Partai Golkar, Drs. A.Bastian Suyitno yang mempertanyakan kepada forum mengenai keberadaan panlih dan memintanya untuk memilih ulang. Namun sayangnya, saran disampaikan kurang begitu ditanggapi oleh Ketua DPRD Lamsel, Sumadi, S.Sos.

”Nanti saja keberadaan panlih akan kita bicarakan lagi setelah hasil revisi tatib yang dikirim udah turun dari Provinsi,” katanya.

Pendapat berbeda disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Lampung Selatan, Antoni Imam, SE yang menjelaskan secara legal formal dengan adanya pengesahan revisi tatib yang dilakukan dalam paripurna, Rabu (22/10) lalu secara tersirat telah membubarkan panlih yang telah dibentuk sebelumnya. Hanya saja persoalan ini tidak terlalu dibahas dalam paripurna.

”Keberadaan panlih, terbentuk berdasarkan hasil tatib yang telah dibuat, bila tatib tersebut direvisi maka secara tidak langsung keberadaannya harus ditinjau kembali pula,” kata Antoni, kemarin.

Dikatakan Ketua DPD PKS Lamsel ini, eksistensi panlih saat ini belum dibutuhkan, sebab revisi tatib yang baru disahkan DPRD baru dikirimkan ke provinsi untuk di koreksi ulang. Untuk itu sebaiknya DPRD menyerahkan persoalan ini kepada fraksi-fraksi yang ada di DPRD.”Panlih yang dibentuk merupakan perwakilan fraksi-fraksi. Sebaiknya persoalan ini kita kembalikan kepada fraksi saja untuk membicarakannya,” jelasnya.

Secara terpisah, Ketua Panlih Wabup DPRD Lamsel, Taufiq David, SE membenarkan bubarnya keberadaan panlih yang telah dibentuk tersebut. Meskipun tidak dibahas oleh paripurna, namun dengan disahkanya revisi tatib yang baru dengan sendirinya membubarkan panlih.”Kita kecolongan dalam penjadwalan pembentukan panlih, karena dalam panmus kita tidak bahas dan baru diketahui dalam paripurna, ”katanya.

Meskipun bubar, Taufiq beranggapan hal itu bukan menjadi persoalan pelik. Sebab dengan turunya revisi tatib wabup dari provinsi, DPRD bisa kembali memparipurnakan pembentukan panlih dan akan membicarakanya kembali ditingkat fraksi.

”Kita bisa bahas hal ini setelah revisi tatib wabup turun dari pemprov, sebab desakan untuk segera digulirkannya pilwabup di Lamsel sulit untuk dibendung,”pungkasnya.(Beny Candra )

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: