jump to navigation

Mahasiswa Pertanyakan Proses Pilwabup Februari 6, 2009

Posted by 4riesibaran1 in Uncategorized.
Tags: , ,
trackback

KALIANDA – Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Lampung Selatan ini, berunjuk rasa di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Mereka mempertanyakan lambannya proses pengisian jabatan wakil Bupati Lampung Selatan yang seharusnya harus segera diisi sejak 3 bukan terakhir.

Rombongan mahasiswa yang menggunakan almamater salah satu perguruan tinggi negeri di Bandarlampung ini, membawa spanduk bertuliskan perntanyaan terkait belum diisinya jabatan wabup di Lamsel.

Dalam orasinya, koordinator lapangan, Merik Havit Kalianda mengatakan, pemkab terkesan setengah hati untuk mengisi kekosongan jabatan wabup di Lamsel pasca ditinggal Hi. Wendy Melfa, S.H., M.H., yang dilantik menjadi Bupati Lampungselatan. Padahal hak itu telah menjadi ketentuan yang telah diatur dalam UU Nomor 12 Tahun 2008,” terang Merik Havid dalam orasinya, Kamis (13/11).

Mereka menilai lambanya proses pengisian wabup di Lamsel dikhawatirkan akan mempengaruhi kinerja pembangunan di Lampung Selatan. Sebab ada 3 aspek yang terlihat karena kekosongan jabatan wabup yaitu Aspek Hukum, karena telah diatur secara jelas dalam Undang-undang, Aspek Pemerintahan karena memberi dampak kurang baik bagi kinerja pemerintahan dan aspek sosilogis, karena dalam kondisi normal jabatan bupati dan wabup terisi, tidak bisa menyelesakan persoalan yang muncul dimasyarakat apalagi kalau hanya seorang bupati yang memimpin. ”Ini akan membuat kondisi Lamsel lebih buruk,” paparnya.

Setelah berorasi selama 15 menit, rombongan mahasiswa diterima oleh Assiten I Tata Praja Lamsel, M. Alfi Asha, S.H., dan Assiten III Bidang Administrasi, Drs. Adri Latief.

Dalam dialog yang berlasung di ruang Assiten III tersebut, Alfi berjanji akan menampung aspirasi yang telah disampaikan oleh mahasiswa dan akan menyampaikan nya kepada bupati dan DPRD. ”Terima kasih atas kehadiran kalian yang telah mengingatkan pemerintah. Dan kami akan menampung aspirasi yang akan disampaikan kepada bupati,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Koperasi dan Penanaman Modal Pemkab Lamsel ini juga menjelaskan, secara prinsip Pemkab Lamsel telah mendukung proses politik pengisian jabatan wabup di Lamsel. Hanya saja dalam pelaksanaanya yang mengacu dalam ketentuan UU tersebut membutuhkan proses yang harus dijalankan.

”Semua tahapan untuk pengisian jabatan tersebut sedang kita lalui. Untuk mekanisme UU yang berajalan ini harus lalui dengan sabar. Agar pengisian jabatan wabup memiliki legitimasi yang jelas nantinya,” urai Alfi diamini Assisten III Bidang Administrasi.

Usai menyampaikan aspirasinya, rombongan mahasiswa meninggalkan kantor pemkab dengan tertib. (Beny)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: