jump to navigation

DPRD Tancap Gas, Usai Dibahas Pansus Februari 6, 2009

Posted by 4riesibaran1 in Uncategorized.
Tags: , ,
trackback

KALIANDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan nampaknya tidak tinggal diam dengan kesan carut marut yang timbul terkait dari proses pilwabup. Buktinya setelah mendapat pentunjuk dari Depdagri dan Gubernur Lampung soal penyempurnaan Revisi Tata Tertib Pemilihan Wakil Bupati (Tatib Pilwabup), DPRD langsung tancap gas membentuk pansus untuk membahas penyempurnaan tatib pilawbup.

Menariknya dari pembahasan pansus yang dibentuk Selasa (25/11) kemarin, DPRD mempercepat pembahasan dengan memparipurnakan langsung revisi penyempurnaan tatib pilwabup yang hanya merubah beberapa butir pasal dalam Bab V pasal 6 tatib tersebut. Padahal sebelumnya dewan telah mengagendakan pleno pengesahan akan gelar Kamis (27/11) mendatang.

”Pointer yang kita bahas tidak banyak, makanya setelah selesai dibahas kita langsung sarankan untuk memparipurnakan langsung agar prosesnya tidak lagi berlarut-larut,” terang Ketua Pansus penyempurnaan Tatib Pilwabup, Hi Komirudin, Lc, ditemui kemarin.

Benar saja setelah selesai dibahas dan dirapatkan dalam panmus, pimpinan DPRD langsung menyepakati pengesahan revisi penyempurnaan tatib pilwabup. Sehingga dalam paripurna tersebut 6 fraksi yang ada di DPRD menyetujui hasil pembahasan pansus yang telah dibentuknya.

Dalam pembahasan itu perubahan dalam Pasal 6 ayat (3) dihapus dan diubah menjadi ayat (4) yang semula berbunyi gabungan parpol berhak mencalonkan 2 orang cawabup, diusulkan kepada bupati yang dibuat dalam bentuk surat usulan gabungan parpol yang ditanda tangani oleh masing-masing ketua dan sekretaris. Diubah menjadi parpol yang tergabung dalam gabungan parpol pengusung tersebut masing-masing berhak mencalonkan 1 orang cawabup dan dubuat dalam bentuk usulan parpol atau gabungan parpol yang diserahkan kepada panitia pemilihan DPRD.

Tidak hanya itu, dalam ayat 5 juga diperkuat apabila hingga batas waktu yang ditentukan panlih hanya ada 1 orang cawabup yang disulkan oleh masing-masing parpol, maka parpol atau gabungan parpol yang telah mengusulkan 1 calon wajib mengajukan 1 nama cawabup tambahan yang berbeda dari yang diusulkan semula.

” Ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya deadlock karena yang muncul hanya 1 calon,” kata Komir lagi.

Usulan parpol terhadap cawabup yang direkomendasikanya tersebut kini tidak lagi diserahkan langsung kepada bupati melainkan diserahkan kepada panlih DPRD untuk dilakukukan penelitian dan koreksi berkas persyaratan calon yang selanjutnya diserahkan kepada bupati melalui pimpinan DPRD.

Setelah mendapat persetujuan tersebut, Sekretrais Fraksi PKB DPRD lamsel, Muslihun S.Sos menyarankan jabatan ketua panlih yang diemban jabatan ex officio harus dirubah mengingat jabatan ex officio merupakan alat kelengkapan DPRD bersifat permanen.

” Saya berharap dalam panlih tidak lagi dijabat ex officio, karena jabatan tersebut bersifat permanen,” kata Muslihun.

Menanggapi saran Muslihun tersebut, akhirnya Ketua DPRD, Hi Sumadi. S.Sos menawarkan forum untuk menghilangkan nama ex officio dalam jabatan panlih.”Meskipun komposisi jabatan tidak berubah namun panlih tidak lagi dijabat ex officio,” katanya.

Setelah memparipurnakan tatib, Panlih DPRD rencananya akan membahas ulang jadwal pilawbup Rabu (26/11) hari ini. Dalam penentuan jadwal panlih beredar isu, setelah pengesahan penyempurnaan tatib pilwabup, DPRD akan secepatnya menentukan pelaksanaan Pilwabup pada bulan mendatang. Bahkan desas desus, proses pilwabup rencananya akan digelar sebelum 31 Desember mendatang.(Beny)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: